Postingan

Menampilkan postingan dengan label hari suporter nasional 12 juli
Stuart Bruce, Nurdin Halid, Sepakbola IndonesiaOleh : Bambang HaryantoEmail : humorliner (at) yahoo.comTsunami sepakbola. Mie mentah.Dingin.Campur saus plus sambal. Itu salah satu menu sarapan saya pagi itu. Ini kesalahan pemula. Kesalahan wong ndeso di kota metropolis Singapura. Karena saya tidak sadar bahwa di dekat nampan mie itu ada kompor gas kecil yang diatasnya terdapat kuali tembikar
Kutukan Empu Gandring dan Suporter Sepakbola Kita Oleh : Bambang Haryanto Email : humorliner (at) yahoo.com Kutukan Empu Gandring masih bersama kita. Vengeance. Revenge. Vendetta. Mata balas mata. Darah balas darah. Tangan balas tangan. Nyawa balas nyawa. Bakar balas bakar. Luka balas luka. Seorang teman saya, Bakhuri Jamaluddin, punya daftar lebih panjang (termasuk melebihi 4 gelar
Suporter 2.0, Piala Dunia dan Budaya Korupsi KitaOleh : Bambang HaryantoEmail : humorliner (at) yahoo.com?Sepak bola,? kata Nelson Mandela, ?merupakan aktivitas yang paling mampu mempersatukan umat manusia.? Merujuk negerinya dengan sejarah kelam tergencet politik apartheid yang panjang, kemudian bangkit dalam rekonsiliasi, dan di bulan Juni 2010 ini menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010, ucapan
Piala Dunia 2010, Ajaibnya Paul dan Hari Suporter NasionalOleh : Bambang HaryantoEmail : humorliner (at) yahoo.comWartawan senior Kompas, Budiarto Shambazy, menulis bahwa Piala Dunia 2010 adalah piala dunia pelatih. Pengamatan yang jitu.Tetapi bagi saya yang awam, PD 2010 adalah Piala Dunianya si Paul. Paul the Oracle Octopus. Heran juga saya. Kok ya bisa-bisanya binatang laut itu mampu meramal